Bantencorner’s Weblog


Studi Banding ke China Dikritik
November 21, 2007, 3:48 am
Filed under: News

SERANG – Rencana studi banding para pejabat ke China, terkait kawasan perdagangan bebas (FTZ) terus menuai protes. Kali ini protes disampaikan Front Aksi Mahasiswa (FAM) Banten dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banten dengan berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Banten, Selasa (20/11).
Mereka menilai kebijakan tersebut tidak mencerminkan ketaatan pemerintah terhadap azas efisiensi anggaran yang seharusnya dipegang teguh.
Unjuk rasa memrotes rencana keberangkatan 21 pejabat pada 29 November tersebut dilakukan mahasiswa dari FAM Banten sekira pukul 11.00 dan KAMMI Banten pada pukul 14.00. Setibanya di depan Kantor Gubernur Banten puluhan mahasiswa tersebut langsung menggelar orasi. Dalam orasinya mereka mengkririk kebijakan Pemprov Banten yang tidak berpihak terhadap kepentingan masyarakat banyak.
“Dengan keberangkatan 21 pejabat ini, jelas membuktikan bahwa studi banding ini bukan untuk menimba ilmu, akan tetapi hanya untuk berjalan-jalan dan menyerap anggaran. Mewujudkan kawasan perdagangan bebas bisa jadi keinginan seluruh masyarakat Banten. Tapi, tidak dengan mengikutsertakan banyak pejabat,” ujar Wirawan, Koordinator Lapangan FAM Banten.
Dalam aksinya, selain menyampaikan kritikan, mahasiswa juga menyampaikan beberapa tuntutan antara lain, rasionalisasi peserta studi banding, transparansi hasil studi banding, dan penerapan hasil studi banding.
Unjuk rasa mahasiswa sempat memanas, ketika keinginan mereka menyampaikan langsung aspirasinya kepada Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dihalang-halangi petugas keamanan yang menjaga ketat pintu masuk Kantor Gubernur.
Ditemui terpisah, menyikapi aksi mahasiswa, Kepala Biro Ekonomi Pemprov Banten Iin Masyur menyatakan, pihaknya hanya sekadar membantu merencanakan dan membuat sketsa kerja demi kemajuan pembanguan Provinsi Banten. Sementara itu, terkait banyaknya pejabat yang bakal ikut serta, Iin mengatakan. “Kalau memang APBD kita cukup kenapa tidak. Sebab, pembangunan Banten ini harus mendapat dukungan dari semua elemen masyarakat,” tukasnya. (ila)

Sumber: Radar Banten, Rabu 21 November 2007

 


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: